Kesabaran, ya… kata sabar sering kita ucapkan. Biasanya kebanyakan dari kita
menggunakan kata sabar yang diidentikan dengan peristiwa menyedihkan maupun
karena terjadi bencana. Namun sesungguhnya kata sabar tidak hanya berkutat pada
hal itu. Kata sabar berarti menahan, sabar secara luas berarti menahan
diri dari kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan
dari celaan, dan menahan anggota badan dari berbuat dosa dan sebagainya. Sabar
bukan berarti diam dan menunggu, tapi istiqomah disertai dengan keimanan dan
ketaqwaan dalam menjalani kehidupan baik ketika berada pada keadaan
bahagia maupun saat menghadapi cobaan.
1.
Sabar dalam menjalankan perintah Allah
Menahan
diri untuk istiqomah menjalankan perintah Allah seperti sholat, puasa, zakat,
sedekah, dahwah serta amalan-amalan lainnya merupakan sifat sabar.
2.
Sabar dari apa yang dilarang Allah
Sabar
untuk menjauhi larangan-larangan Allh seperti neninggalkan sholat, mengambil
hak orang lain, minum khamr dan lainnya merupakan sifat sabar. Karena untuk
menjauhi larangan Allah, manusia selalu dibujuk oleh setan dan dipengaruhi
bahwa hal-hal yang dilarang Allah itu menyenangkan. Itulah cara setan
menggelapkan mata dan hati manusia dengan memperlihatkan kebahagiaan dunia yang
semu. Maka dari itu, kita harus bersabar dalam menjauhi larangan-larangan
Allah.
3.
Sabar dalam menjalani takdir Allah
Setiap
manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan, mempunyai kehidupan yang berbeda.
Allah menciptakan semua manusia secara sempurna, meskipun justru kita sebagai
manusia yang tidak bisa bersyukur atas nikmat kehidupan yang diberikan oleh
Allah. Manusia boleh berencana, tapi manusia tidak bisa menghakimi Allah
apalagi menentang semua yang telah digariskan oleh-Nya. Kita harus sabar
terhadap takdir yang digariskan oleh Allah dan yakin bahwa Allah pasti
memberikan yang terbaik. Kita harus menjalani takdir Allah baik yang terlihat
baik maupun yang terlihat buruk oleh kita.
Para
ulama mengklasifikasikan sabar dalam al-Qur'an menjadi beberapa macam;
1 .
Sabar merupakan perintah Allah SWT.
Hal
ini sebagaimana yang terdapat dalam QS.2 : 153: "Hai orang-orang yang
beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat, sesungguhnya
Allah beserta orang-orang yang sabar."
2 .
Larangan isti'ja l(tergesa-gesa/ tidak sabar)
Allah
berfirman dalam (QS. Al-Ahqaf/ 46 : 35): "Maka bersabarlah kamu seperti
orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul dan janganlah kamu
meminta disegerakan (azab) bagi mereka..."
3 .
Pujian Allah bagi orang-orang yang sabar
Hal
ini sebagaimana terdapat dalam QS. 2 : 177: "...dan orang-orang yang
bersabar dalam kesulitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah
orang-orang yang benar imannya dan mereka itulah orang-orang yang
bertaqwa."
4 .
Allah SWT akan mencintai orang-orang yang sabar.
Dalam
surat Ali Imran (3 : 146) Allah SWT berfirman : "Dan Allah mencintai
orang-orang yang sabar."
5 .
Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang sabar.
Artinya
Allah SWT senantiasa akan menyertai hamba-hamba-Nya yang sabar. Allah berfirman
(QS. 8 : 46) ; "Dan bersabarlah kamu, karena sesungguhnya Allah itu
beserta orang-orang yang sabar."
6 .
Mendapatkan pahala surga dari Allah.
Allah
mengatakan dalam al-Qur'an (13 : 23 - 24): "(yaitu) surga `Adn yang mereka
masuk ke dalamnya bersama- sama dengan orang-orang yang saleh dari
bapak-bapaknya, isteri- isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat
masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan):
"Salamun `alaikum bima shabartum" (keselamatan bagi kalian, atas
kesabaran yang kalian lakukan). Maka alangkah baiknya tempat kesudahan
itu."
1.
Kesabaran merupakan "dhiya' " (cahaya yang amat terang).
Karena
dengan kesabaran inilah, seseorang akan mampu menyingkap kegelapan. Rasulullah
SAW mengungkapkan, "...dan kesabaran merupakan cahaya yang terang..."
(HR. Muslim)
2.
Kesabaran merupakan sesuatu yang perlu diusahakan dan dilatih secara optimal.
Rasulullah
SAW pernah menggambarkan: "...barang siapa yang mensabar- sabarkan diri
(berusaha untuk sabar), maka Allah akan menjadikannya seorang yang
sabar..." (HR. Bukhari)
3.
Kesabaran merupakan anugrah Allah yang paling baik.
Rasulullah
SAW mengatakan, "...dan tidaklah seseorang itu diberi sesuatu yang lebih
baik dan lebih lapang daripada kesabaran." (Muttafaqun Alaih)
4.
Kesabaran merupakan salah satu sifat sekaligus ciri orang mu'min.
Sebagaimana
hadits yang terdapat pada muqadimah; "Sungguh menakjubkan perkara orang
yang beriman, karena segala perkaranya adalah baik. Jika ia mendapatkan
kenikmatan, ia bersyukur karena (ia mengatahui) bahwa hal tersebut adalah
memang baik baginya. Dan jika ia tertimpa musibah atau kesulitan, ia bersabar
karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut adalah baik baginya." (HR.
Muslim)
5.
Seseorang yang sabar akan mendapatkan pahala surga.
Dalam
sebuah hadits digambarkan; Dari Anas bin Malik ra berkata, bahwa aku mendengar
Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya Allah berfirman, "Apabila Aku
menguji hamba-Ku dengan kedua matanya, kemudian diabersabar, maka aku gantikan
surga baginya." (HR. Bukhari)
6.
Sabar merupakan sifat para nabi.
Ibnu
Mas'ud dalam sebuah riwayat pernah mengatakan: Dari Abdullan bin Mas'ud
berkata"Seakan-akan aku memandang Rasulullah SAW menceritakan salah
seorang nabi, yang dipukuli oleh kaumnya hingga berdarah, kemudia ia mengusap
darah dari wajahnya seraya berkata, 'Ya Allah ampunilah dosa kaumku, karena
sesungguhnya mereka tidak mengetahui." (HR. Bukhari)
7.
Kesabaran merupakan ciri orang yang kuat.
Rasulullah
SAW pernah menggambarkan dalam sebuah hadits; Dari Abu Hurairah ra berkata,
bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Orang yang kuat bukanlah yang pandai
bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwanya ketika
marah." (HR. Bukhari)
8.
Kesabaran dapat menghapuskan dosa.
Rasulullah
SAW menggambarkan dalam sebuah haditsnya; Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullan
SAW bersabda, "Tidaklah seorang muslim mendapatkan kelelahan, sakit,
kecemasan, kesedihan, mara bahaya dan juga kesusahan, hingga duri yang
menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan dosa- dosanya dengan hal
tersebut." (HR. Bukhari & Muslim)
9.
Kesabaran merupakan suatu keharusan.
Seseorang
tidak boleh putus asa hingga ia menginginkan kematian. Sekiranya memang sudah
sangat terpaksa hendaklah ia berdoa kepada Allah, agar Allah memberikan hal
yang terbaik baginya, apakah kehidupan atau kematian. Rasulullah SAW mengatakan:
Dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah
salah seorang diantara kalian mengangan-angankan datangnya kematian karena
musibah yang menimpanya. Dan sekiranya ia memang harus mengharapkannya,
hendaklah ia berdoa, 'Ya Allah, teruskanlah hidupku ini sekiranya hidup itu
lebih baik unttukku. Dan wafatkanlah aku, sekiranya itu lebih baik
bagiku." (HR. Bukhari Muslim)
Ketika seseorang berkata “sabar itu ada batasnya”, berari orang tersebut belum
mempunyai sifat sabar, karena sesungguhnya kesabaran itu tanpa batas. Apapun
yang terjadi didunia ini sudah diatur oleh Allah, kita sebagai manusia harus
menjalani, melewati dan terus istiqomah menjalani hidup dalam keridhoan-Nya.
Karena yang digariskan oleh Allah, baik itu baik maupun buruk menurut kita,
kita harus sabar. Allah menggariskan jalan kehidupan yang sesuai dengan
kemampuan umatnya. Jadi apapun yang terjadi kita harus sabar dan yakin bahwa
kita dapat melewatinya serta kita mampu bersyukur atas takdir Allah. wallau’alam,
Penulis
: Ika Trismiati
Anak
asuh Yayasan Kemaslahatan Umat Yogyakarta
Mahasiswa Semester
3, Teknik Informatika, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar