Selasa, 19 Januari 2016

KESABARAN

      Kesabaran, ya… kata sabar sering kita ucapkan. Biasanya kebanyakan dari kita menggunakan kata sabar yang diidentikan dengan peristiwa menyedihkan maupun karena terjadi bencana. Namun sesungguhnya kata sabar tidak hanya berkutat pada hal itu. Kata sabar berarti menahan, sabar secara luas berarti  menahan diri dari kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari berbuat dosa dan sebagainya. Sabar bukan berarti diam dan menunggu, tapi istiqomah disertai dengan keimanan dan ketaqwaan dalam menjalani kehidupan baik ketika berada pada keadaan  bahagia maupun saat menghadapi cobaan.


Macam-macam sabar diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Sabar dalam menjalankan perintah Allah
Menahan diri untuk istiqomah menjalankan perintah Allah seperti sholat, puasa, zakat, sedekah, dahwah serta amalan-amalan lainnya merupakan sifat sabar.

2. Sabar dari apa yang dilarang Allah
Sabar untuk menjauhi larangan-larangan Allh seperti neninggalkan sholat, mengambil hak orang lain, minum khamr dan lainnya merupakan sifat sabar. Karena untuk menjauhi larangan Allah, manusia selalu dibujuk oleh setan dan dipengaruhi bahwa hal-hal yang dilarang Allah itu menyenangkan. Itulah cara setan menggelapkan mata dan hati manusia dengan memperlihatkan kebahagiaan dunia yang semu. Maka dari itu, kita harus bersabar dalam menjauhi larangan-larangan Allah.

3. Sabar dalam menjalani takdir Allah
Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan, mempunyai kehidupan yang berbeda. Allah menciptakan semua manusia secara sempurna, meskipun justru kita sebagai manusia yang tidak bisa bersyukur atas nikmat kehidupan yang diberikan oleh Allah. Manusia boleh berencana, tapi manusia tidak bisa menghakimi Allah apalagi menentang semua yang telah digariskan oleh-Nya. Kita harus sabar terhadap takdir yang digariskan oleh Allah dan yakin bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik. Kita harus menjalani takdir Allah baik yang terlihat baik maupun yang terlihat buruk oleh kita.

Para ulama mengklasifikasikan sabar dalam al-Qur'an menjadi beberapa macam;

1 . Sabar merupakan perintah Allah SWT.
Hal ini sebagaimana yang terdapat dalam QS.2 : 153: "Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."

2 . Larangan isti'ja l(tergesa-gesa/ tidak sabar)
Allah berfirman dalam (QS. Al-Ahqaf/ 46 : 35): "Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka..." 

3 . Pujian Allah bagi orang-orang yang sabar
Hal ini sebagaimana terdapat dalam QS. 2 : 177: "...dan orang-orang yang bersabar dalam kesulitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar imannya dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa." 

4 . Allah SWT akan mencintai orang-orang yang sabar.
Dalam surat Ali Imran (3 : 146) Allah SWT berfirman : "Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar."

5 . Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang sabar.
Artinya Allah SWT senantiasa akan menyertai hamba-hamba-Nya yang sabar. Allah berfirman (QS. 8 : 46) ; "Dan bersabarlah kamu, karena sesungguhnya Allah itu beserta orang-orang yang sabar." 

6 . Mendapatkan pahala surga dari Allah.
Allah mengatakan dalam al-Qur'an (13 : 23 - 24): "(yaitu) surga `Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama- sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri- isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): "Salamun `alaikum bima shabartum" (keselamatan bagi kalian, atas kesabaran yang kalian lakukan). Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu." 

Kesabaran sebagaimana dalam hadits antara lain sebagai berikut :

1. Kesabaran merupakan "dhiya' " (cahaya yang amat terang).
Karena dengan kesabaran inilah, seseorang akan mampu menyingkap kegelapan. Rasulullah SAW mengungkapkan, "...dan kesabaran merupakan cahaya yang terang..." (HR. Muslim)

2. Kesabaran merupakan sesuatu yang perlu diusahakan dan dilatih secara optimal.
Rasulullah SAW pernah menggambarkan: "...barang siapa yang mensabar- sabarkan diri (berusaha untuk sabar), maka Allah akan menjadikannya seorang yang sabar..." (HR. Bukhari) 

3. Kesabaran merupakan anugrah Allah yang paling baik.
Rasulullah SAW mengatakan, "...dan tidaklah seseorang itu diberi sesuatu yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran." (Muttafaqun Alaih) 

4. Kesabaran merupakan salah satu sifat sekaligus ciri orang mu'min.
Sebagaimana hadits yang terdapat pada muqadimah; "Sungguh menakjubkan perkara orang yang beriman, karena segala perkaranya adalah baik. Jika ia mendapatkan kenikmatan, ia bersyukur karena (ia mengatahui) bahwa hal tersebut adalah memang baik baginya. Dan jika ia tertimpa musibah atau kesulitan, ia bersabar karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut adalah baik baginya." (HR. Muslim)

5. Seseorang yang sabar akan mendapatkan pahala surga.
Dalam sebuah hadits digambarkan; Dari Anas bin Malik ra berkata, bahwa aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya Allah berfirman, "Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan kedua matanya, kemudian diabersabar, maka aku gantikan surga baginya." (HR. Bukhari)

6. Sabar merupakan sifat para nabi.
Ibnu Mas'ud dalam sebuah riwayat pernah mengatakan: Dari Abdullan bin Mas'ud berkata"Seakan-akan aku memandang Rasulullah SAW menceritakan salah seorang nabi, yang dipukuli oleh kaumnya hingga berdarah, kemudia ia mengusap darah dari wajahnya seraya berkata, 'Ya Allah ampunilah dosa kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui." (HR. Bukhari) 

7. Kesabaran merupakan ciri orang yang kuat.
Rasulullah SAW pernah menggambarkan dalam sebuah hadits; Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwanya ketika marah." (HR. Bukhari) 

8. Kesabaran dapat menghapuskan dosa.
Rasulullah SAW menggambarkan dalam sebuah haditsnya; Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullan SAW bersabda, "Tidaklah seorang muslim mendapatkan kelelahan, sakit, kecemasan, kesedihan, mara bahaya dan juga kesusahan, hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan dosa- dosanya dengan hal tersebut." (HR. Bukhari & Muslim) 

9. Kesabaran merupakan suatu keharusan.
Seseorang tidak boleh putus asa hingga ia menginginkan kematian. Sekiranya memang sudah sangat terpaksa hendaklah ia berdoa kepada Allah, agar Allah memberikan hal yang terbaik baginya, apakah kehidupan atau kematian. Rasulullah SAW mengatakan: Dari  Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah salah seorang diantara kalian mengangan-angankan datangnya kematian karena musibah yang menimpanya. Dan sekiranya ia memang harus mengharapkannya, hendaklah ia berdoa, 'Ya Allah, teruskanlah hidupku ini sekiranya hidup itu lebih baik  unttukku. Dan wafatkanlah aku, sekiranya itu lebih baik bagiku." (HR. Bukhari Muslim)

       Ketika seseorang berkata “sabar itu ada batasnya”, berari orang tersebut belum mempunyai sifat sabar, karena sesungguhnya kesabaran itu tanpa batas. Apapun yang terjadi didunia ini sudah diatur oleh Allah, kita sebagai manusia harus menjalani, melewati dan terus istiqomah menjalani hidup dalam keridhoan-Nya. Karena yang digariskan oleh Allah, baik itu baik maupun buruk menurut kita, kita harus sabar. Allah menggariskan jalan kehidupan yang sesuai dengan kemampuan umatnya. Jadi apapun yang terjadi kita harus sabar dan yakin bahwa kita dapat melewatinya serta kita mampu bersyukur atas takdir Allah. wallau’alam, 



"Senantiasa tersenyum dan menebarkan kebaikan."


Penulis : Ika Trismiati
Anak asuh Yayasan Kemaslahatan Umat Yogyakarta
Mahasiswa Semester 3, Teknik Informatika, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar