Dzikir artinya ingat atau
menyebut. Secara istilah dzikir berarti kegiatan mengingat Allah karena
mencintai-Nya dan takut akan murka-Nya. Dzikir dapat dilakukan secar lisan
maupun didalam hati. Dzikir juga bermakna mengingat Allah dalam kondisi apapun,
merasa diawasi Allah sehingga tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah.
Firman Allah dalam QS.Al-Ahzab ayat 41-42, yang artinya “ hai orang yang
beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah dengan dzikir yang
sebanyak-banyaknya. Bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.” Pusat pikiran
kita saat berdzikir hanya kepada Allah. Ketika berdzikir kepada Allah, lakukan
dengan khusuk dan khidmat, tidak tergesa-gesa, memulai dengan tahmid,tasbih,
kemudian sholawat, dan seterusnya.
Ketentuan dalam berdzikir, antara lain :
- Hendaknya kita berdzikir dalam kondisi apapun, kapanpun dan dimanapun, kecuali jika kita sedang berada ditempat yang jorok dan menjijikkan. Misal, kita berdzikir dimasjid, diruang kelas maupun ketika dirumah.
- Hendaknya kita tidak terpengaruh oleh apapun yang ada dialam ini, baik manusianya maupun lingkungannya. Apapun yang ada di alam tidak boleh memalingkan kita dari berdzikir kepada Allah.
- Kita harus bersikap merendahkan diri ketika berdzikir. Karena keberadaan kita saat ini tergantung pada kekuasaan Allah. Kita mempunyairasa takut kepada Allah sehingga didalam hati selalu hadir nama Allah. Selain itu, dzikir dilakukan denga kesadaran serta tidak mengeraskan suara.
Dan
sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut,
dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah
kamu Termasuk orang-orang yang lalai. (QS.Al-A'raaf : 205)- Kita meyakini akan Allah, merasa mencintai-Nya. Maka dzikir dilakukan dengan khusuk penuh penghayatan dan perenungan yang akan menimbulkan getaran didalam hati.
Berdzikir bukan merupakan hal yang sia-sia tanpa hasil
untuk dilakukan, karena terdapat manfaat dan keutamaan dari berdzikir, antara
lain :
1.
Ibadah
yang paling baik, suci, dan paling tinggi derajatnya.
2.
Orang
yang berzikir hatinya selalu hidup.
Orang yang berdzikir akan selalu ingat dengan Allah.
Dia akan melakukan sesuatu yang sesuai dengan perintah Allah. Dia melakukan
sesuatu sesuai dengan kata hatinya, karena hatinya selalu hidup. Jadi, dia
berbuat sesuai hati dan dengan hati.
3.
Berdzikir
dapat menenangkan dan menentramkan hati.
Ketika seseorang berdzikir, dirinya akan berpusat
kepada Allah. Seseorang mengucapkan lafadz-lafadz untuk memuji dan mengingat
Allah, hatinya akan menjadi tenang dan tentram. Karena dia merasa semua yang
ada didunia dan semua yang terjadi, itu karena Allah.
4.
Berdzikir
menyebabkan seseorang menjadi beruntung.
Seseorang yang berdzikir akan beruntung, karena
berarti dia selalu ingat Allah. Ketika mengingat Allah dia akan selalu
bertindak sesuai syari’at-Nya. Sehingga dia beruntungg menjadi tidak mudah
tergelincir ke jalan yang salah.
5.
Akan
mendapatkan naungan dan rahmat Allah dan menjadi orang istimewa di sisi-Nya.
Saat berdzikir, seseorang berarti telah berusaha
mengingat Allah dan mendekatkan diri kepada Allah. Dia merasa selalu
diperhatikan dan diawasi oleh Allah, sehingga dia tidak mudah tergelincir ke
jalan yang sesat. Dia akan melakukan tindakan yang akan dirahmati Allah. Dan
orang yang menyerahkan segala sesuatu kepada Allah, selalu mengingat Allah,
melakukan perintah-Nya, mengistimewakan Allah diatas segalanya, maka Allah juga
akan mengistimewakan makhluk-Nya itu.
6.
Berdzikir
akan mendapatkan pahala.
Segala sesuatu yang dilakukan karena Allah dan sesuai
dengan perintah-Nya, maka akan mendapatkan pahala.
7.
Allah
akan mengabulkan segala permohonan.
Ketika seseorang selalu mengingat dan menyebut nama
Allah, maka secara otomatis dia akan selalu terhubung dengan Allah. Dia dekat
dengan Allah. Jadi, jika dia melakukan perintah-perintah Allah, Allah juga akan
mengabulkan permohonannya.
8.
Amalan
yang dapat meneguhkan jiwa dan diri serta Allah membanggakan di hadapan para
malaikat.
9.
Allah
akan mengingat melebihi dari orang yang mengingat-Nya.
10. Orang yang berdzikir kepada Allah akan dibebaskan dari
azab.
11. Berdzikir kepada Allah dapat menghapuskan dosa.
Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah,
zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu
pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya
(memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari
kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang
kepada orang-orang yang beriman. (QS.Al-Ahzab : 35)
Kita sebagai makhluk Allah,
seharusnya tahu diri. Tahu diri disini berarti sadar bahwa kita tanpa kuasa
Allah bukanlah apa-apa. Dalam kondisi apapun kita memerlukan perlindungan
Allah. Maka bagaimana mungkin kita selalu membutuhkan perlindungan Allah, tapi
untuk mengingat-Nya saja tidak mau. Makanya sebagai makhluk ciptaan Allah,
hendaknya kita selalu mengingat Allah. Karena dengan mengingat akan adanya
Allah yang selalu mengawasi kita, kita akan berfikir dulu sebelum bertindak.
Kita bertindak yang dapat memberikan manfaat, baik bagi diri sendiri maupun
bagi orang lain. Bertindak sesuai yang disyari’atkan oleh Allah. Kita melakukan
perintah-perintah Allah dan berusaha menjauhi segala larangannya. wallau’alam.
“Senantiasa tersenyum dan menebarkan kebaikan”
Sarmadi, Sunedi. 2012. Akhlak
dalam Islam. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media
Penulis : Ika
Trismiati
Anak asuh Yayasan Kemaslahatan Umat Yogyakarta
Mahasiswa semester 3, Teknik Informatika, UIN Sunan
Kalijaga Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar