
Nabi Muhammad SAW, Rasulullah, benar-benar merupakan
suri tauladan bagi setiap umat.
Al Thabrani dan Al Baihaqi meriwayatkan dari Ibnu
Abbas, telah berkata :
Suatu hari Rasulullah SAW dan JIbril sedang duduk
diatas sebuah batu karang. Beliau berkata kepada Jibril, “Wahai Jibril, demi
Dzat yang telah mengutusmu dengan kebenaran, bahwa keluarga Muhammad akan
bermalam tanpa tepung dan gandum.”
Maka tidak lama setelah beliau mengatakan hal itu,
terdengar guntur menggelegar dari langit hingga beliau terkejut. Beliau
berkata, “Apakah Allah SWT telah memerintahkan terjadi Hari Kiamat?”
“Tidak, akan tetapi, Allah SWT memberi perintah kepada
Malaikat Israfil untuk turun ketika mendengar perkataanmu tadi,” jawab Jibril.
Padahal Malaikat Israfil tidak pernah turun kepada
nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad SAW. Israfil datang dan berkata, “Sesungguhnya
Allah SWT mendengar apa yang telah engkau katakan, maka Dia mengutusku dengan
membawa kunci harta simpanan bumi dan Dia juga memerintahkanku untuk
memperlihatkan kepadamu bahwa zamrud, ya’qut, emas dan perak gunung Mekah dapat
berjalan bersamamu. Lalu, apakah engkau ingin menjadi seorang nabi dan raja
atau nabi dan hamba?”
Maka Jibril memberi isyarat kepada Rasul agar beliau
merendahkan diri. Rasulullah menjawab, “Aku memilih menjadi seorang nabi dan
hamba.”
Begitulah Rasulullah, beliau selalu merendahkan diri,
lebih memilih menjadi seorang hamba daripada seorang raja. Padahal jika beliau
menginginkan, menjadi nabi dan raja, maka gunung-gunung tersebut akan menjadi
emas bagi beliau.
Rasulullah yang seorang nabi saja tidak
berlebih-lebihan, memilih untuk hidup sederhana. Lalu mengapa kita yang orang biasa
sering bersikap berlebihan. Walaupun kita memiliki harta yang berlimpah,
bersikaplah tetap sederhana. Lebih baik lagi jika membagi dengan orang yang
lebih membutuhkan. wallau’alam.
“Senantiasa
tersenyum dan menebarkan kebaikan”
Malik, Miftahul Asror. 2014. 102 Kisah Rasulullah yang Paling Mengharukan Sepanjang Sejarah.
Yogyakarta:Semesta Hikmah
Penulis : Ika
Trismiati
Anak asuh Yayasan Kemaslahatan Umat Yogyakarta
Mahasiswa semester 4, Teknik Informatika, UIN Sunan
Kalijaga Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar